5 Hal Penting Sebelum Mulai Investasi

Apakah Kamu siap untuk mulai menginvestasikan uangmu? Ini adalah langkah yang sangat penting bagi kamu untuk menjadi bertanggung jawab secara finansial. Jika Kamu secara teratur menginvestasikan sebagian dari penghasilan Kamu, pada akhirnya Kamu akan mandiri secara finansial. Semakin awal, semakin baik.

Kamu mungkin takut untuk berinvestasi karena Kamu tidak memahami pasar atau karena terintimidasi oleh pilihan investasi. Atau karena belum mengetahui Cara mengelola keuangan secara benar. Berikut sudah dirangkum dari AturSaja.com hal-hal penting untuk dipertimbangkan sebelum Kamu mulai berinvestasi.

1.Apakah Kamu Aman Secara Keuangan?

Kamu harus memeriksa posisi finansial kamu saat ini sebelum mulai berinvestasi. Tidak masuk akal kalua kita menginvestasikan uang ketika sedang terlilit hutang dan tidak ada tabungan untuk dana darurat. Dengan melunasi hutang Kamu (terutama hutang kartu kredit) dan menabung untuk keadaan darurat, Kamu bisa punya ruang lebih banyak untuk berinvestasi. Persiapkan juga dana darurat yah. Idealnya, dana darurat Kamu harus antara 3  hingga 6 bulan pengeluaran. Jika bidang karier Kamu tidak stabil atau Kamu bekerja sendiri atau sebagai freelancer, Kamu harus menabung selama 6 bulan hingga satu tahun. Jika masih kesulitan mengelola keuanganmu, pelajari di Cara mengelola gaji / penghasilan agar tidak bocor

Hal ini dilakukan karena apa ? agar Kamu tidak tidak terus menerus menarik uang yang telah Kamu investasikan keluar hanya untuk membiayai dana daruratmu. Penting untuk sebelum berinvestasi, adalah membiarkan uangmu tumbuh seiring investasi tersebut.

2. Apa yang menjadi tujuan kamu berinvestasi?

Kamu juga harus menentukan apa yang ingin kamu capai dengan investasi ini. Jika Kamu berencana menggunakannya untuk pembayaran uang muka / DP rumah atau untuk membayar kuliah, pilihan investasi Kamu akan berbeda lagi jika Kamu berencana menggunakannya untuk  persiapan dana pensiun. Jika Kamu berencana menggunakannya dalam waktu kurang dari lima tahun ke depan, Kamu akan lebih baik dengan memilih investasi yang lebih konservatif. Kamu dapat mempertimbangkan Beberapa pilihan investasi terbaik dari atursaja.com berikut untuk membantu kamu dalam menentukan pilihan. Jika Kamu berencana baru menggunakannya di 10 tahun kedepan, maka pilihan investasinya bisa lebih agresif dan mungkin bisa mempertimbangkan reksa dana dan saham.

Jika Kamu berencana menggunakannya untuk pensiun dini, kamu juga harus tau terlebih dahulu cara Perencanaan uang untuk pensiun dini

Photo by rawpixel.com on Pexels.com

3. Apakah Kamu bisa membedakan jenis Investasi yang akan diambil ?

Jika ini adalah pertama kalinya Kamu menginvestasikan uang, penting untuk menyadari bahwa investasi tersebut harus menghasilkan lebih banyak uang sesuai dengan instrument dan target dana. Misalnya untuk perencanaan dana beli rumah atau pensiun, maka Dibutuhkan pemahaman yang kuat tentang pasar saham dan reksadana, banyak waktu dan pengetahuan yang harus kita serapi. Kamu mungkin bisa mengewa finansial adviser / jasa pengelolaan asset investasi tetapi tetap harus dengan hati-hati.  Hal penting sebelum mulai investasi, Kamu juga harus mempertimbangkan semua opsi yang tersedia termasuk reksadana, deposito, property, dan lainnya. Jika kamu sedang bingung untuk memilih instrument investasi Saham atau Reksadana, kamu bisa cek artikel yang sudah pernah disajikan, Saham dan Reksadana, mana yang lebih baik,untuk mengetahui lebih jauh.

4. Apakah Kamu Membutuhkan Perencana Keuangan?

Kamu harus mencari perencana keuangan yang baik. Perencana keuangan harus memahami tujuan yang ingin Kamu capai dan harus menawarkan beberapa opsi investasi untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Kamu juga harus memahami risiko yang terkait dengan setiap investasi sebelum Kamu berkomitmen untuk menyewa jasa perencana keuangan. Jika perencana keuangan Kamu tidak dapat menjelaskan  manfaat dan risiko investasi, maka Kamu harus mencari yang baru. Perencana keuangan Kamu bekerja untuk Kamu, jadi Kamu tidak perlu berdebat dengannya tentang berbagai hal. Kamu dapat menemukan perencana keuangan melalui bank Kamu atau melalui referensi dari institusi keuangan terpercaya, bahkan dari relasi yang telah menggunakan.

Seorang perencana keuangan dapat membantu menentukan berapa banyak yang harus disisihkan untuk menabung dan berinvestasi untuk mencapai tujuan Kamu seperti pensiun dini, Kapan saatnya untuk mengambil asuransi yang tepat atau membayar biaya kuliah anak-anakmu.

Photo by rawpixel.com on Pexels.com

5. Pilihan Investasi Apa Yang terjangkau untuk Kamu?

Manfaatkan reksa dana, deposito, atau saham yang memiliki nilai investasi awal rendah namun konsisten dalam investasi perbulannya. Banyak opsi memungkinkan investasi awal yang rendah. Ini bagus karena memudahkan investor pemula seperti kamu untuk belajar dan memahami pergerakan investasi tersebut.  Hal ini harus kamu lakukan sebelum mulai berinvestasi.

Jangan lupa Kamu juga harus hati-hati mempertimbangkan biaya administrasi investasi dan pengembalian tahunan rata-rata dari waktu ke waktu. Ingatlah bahwa dana yang kamu investasikan akan mengalami fluktuasi sesuai dengan keaddaan pasar. Jadi selalu pilih risiko yang dapat kamu toleransi dan ketersediaan dana agar tidak timpang dalam pengeluaran perbulan. Ketahui juga karakter investasi kita sendiri apakah konvensional, moderat, atau agresif.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s